Sabtu, 17 Juli 2010

Pilih dan Rawat Penyedot Debu di Mobil

Pilih dan Rawat Penyedot Debu di Mobil

KOMPAS.com — Mobil dapat dijadikan rumah kedua bagi yang memilikinya. Fungsinya sudah merangkap. Tak lagi sekadar sebagai alat transportasi, tetapi juga merangkap kantor, arsip, dan lemari berjalan.

Semakin banyak benda yang dibawa, kotoran pun kian banyak hinggap. Kalau ingin dibersihkan dan harus ke salon mobil, jelas menyita waktu tidak sebentar. Kocek yang dirogoh pun tidak sedikit.

Jika Anda belum punya alatnya, nih ada tips pilih dan merawat vacuum cleaner (alat penyedot) debu.

Jenis
Banyak jenis sekarang ini, pilih seri terbaru karena biasanya sudah menerapkan teknologi baru sehingga risiko kerusakannya lebih kecil.
Inilah merek pilihannya:
1. Dorakyura: Tidak pakai kabel, dilengkapi dua lidah penyedot dan mampu menjangkau celah-celah jok mobil. Harga sekitar Rp 390.000-an.

2. Coido DC 12V: Mudah dibawa, tapi kabel penyambung arus terlalu pendek. Ditawarkan Rp 170.000-an.

3. Air Compressor Krisbow 12V: Dwifungsi, selain menyedot debut, juga bisa untuk memompa ban. Banderol Rp 328.000.

4. Power Allergy Nilfisk: Buatan Denmark, dibekali motor penggerak, low noise, dan filter HEPA. Punya ragam ujung penyedot, dibanderol Rp 1,4 juta-an.

5. Coupe Nilfisk: Dimensi lebih kecil dan lebih ringan 3 kg. Kekerasan suara yang 78 dB, lebih keras 7 dB dibanding Allergy. Dijual Rp 1,8 juta-an.

6. Aero 20 Nilfisk: Mampu menyedot debu kering dan basah. Aliran udara yang mampu disedot 3.600 liter/menit. Suaranya 67 dB. Dilego Rp 1,94 juta.

Sistem cyclonic
Selain di atas, vacuum cleaner jenis cyclonic action bisa menjadi pertimbangan. Selain usia pakai panjang karena motor penggerak tidak mudah tersumbat, juga bisa memisahkan debu kecil dan besar.

Perawatan
Lakukan perawatan vacuum cleaner secara berkala, terutama pada filter dan kontainer debu karena kedua bagian ini sangat rawan. Untuk filter, bersihkan dengan sikat gigi atau kuas kecil, sedangkan kontainer pakai kain lap.

Simpan
Simpan di tempat aman yang tidak terjangkau anak-anak. Jangan ditekan dengan barang lain.

0 komentar

Posting Komentar