Selasa, 08 November 2011

Gejala Kerusakan Suspensi Mobil dapat Dilihat dari Ausnya Ban Mobil

kerusakan per mobil
Jika suspensi mobil keadaanya terasa normal, dalam arti kata tidak ada masalah di sistem suspensinya atau tekanan ban berada di titik ideal, maka ban akan tergerus wajar dan makin menipis seiring pemakaian mobil.
   
Di kondisi normal ini penipisan yang terjadi di tapak ban akan merata dan tak muncul gejala kasar. Karena bila penipisannya tidak rata, berarti ada masalah dengan sistem suspensi atau pada ban itu sendiri.
   
Sehingga bila hal buruk sedang terjadi pada kaki-kaki mobil Anda, salah satu cara mudah melihatnya adalah dengan memperhatikan apa yang terjadi dengan tapak ban.
   
Berikut kami jabarkan pola keausan tapak ban. Dengan begitu maka Anda bisa melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam penanggulangan masalah terhadap sistem suspensi.



Tapak ban bergelombang
tapak ban bergelombang
 Istilahnya cupping, scalopping atau dipping, tapi masyarakat awam biasa menyebutnya dengan tapak ban yang bergelembung. Permukaan ban terasa kasar dan itu adalah akibat dari roda-roda yang tak lagi balans.
   
Selain itu, kasus cupping juga bermuasal dari suspensi yang lemah atau sistem kemudi yang sudah aus.

Aus di salah satu sisi
ban aus salah satu sisi
Tapak ban yang ausnya hanya berada di sisi pinggir menandakan kalau sudut roda sudah tak lagi sejajar. Jika arah roda secara vertikal atau chamber-nya negatif maka sisi dalam tapak ban yang lebih tergerus. Dan chamber terlalu positif maka sisi luar ban yang menipis lebih dulu.
   
Berarti Anda harus segera melakukan penyelarasan roda-roda dengan spooring. Karena keadaan seperti ini tak hanya mengganggu kenyamanan, namun juga berpotensi mengancam keselamatan.

Aus di kedua sisi

ban aus di kedua sisi
Kalau yang ini tidak berhubungan langsung dengan sistem suspensi. Yaitu tekanan ban yang tidak cukup atau kurang sama sekali.
   
Karena tekanan kurang, maka hanya di kedua sisi pinggir yang mengalami keausan berlebih. Ini merupakan masalah serius bagi ban. Ban yang kempis membuat hambatan gulir (rolling resistence) bertambah, bbm semakin boros, ban menjadi ekstra panas dan akhirnya mengurangi daya tahannya.




Aus di tengah tapak ban


ban aus ditengah
Kebalikan dari ban kempis, ban dengan tekanan angin terlalu tinggi akan menciptakan bentuk menonjol di bagian tengah tapak. Dampaknya, area tengah itu menanggung seluruh beban dan bobot mobil hingga memaksanya aus lebih cepat dibanding area pinggir.


Tapak ban terkelupas


tapak ban kasar
Selain tapak ban terkelupas, gejala lain yang ditunjukkan adalah dinding ban yang retak. Ini terjadi akibat cara mengemudi agresif selama berkendara. Tapi bila dinding yang sobek disebabkan oleh benda tajam di jalan.

0 komentar

Poskan Komentar